Senin, 26 Januari 2009

The Magic of Solar Eclipse

Today is special day..
Today is Imlek New Year a.k.a Gong Xi Fa Chai!
Dan tentunya, di hari ini kita semua bisa melihat gejala alam yang luar biasa. Gejala alam dari dunia astronomi, yakni gerhana matahari cincin.

Gerhana matahari cincin (GMC) terjadi karena piringan bulan tidak menutup sepenuhnya piringan matahari, hanya sekitar 92 persen. Karena itu, saat puncak gerhana, matahari terlihat seperti cincin yang memancarkan sinar di langit. Bagian tengah matahari tertutup bulan sehingga tampak gelap. (http://www.kompas.com/read/xml/2009/01/23/11392225/menikmati.gerhana.matahari.cincin).

Saya berkesempatan untuk melihat langsung fenomena alam yang sangat langka ini. Dengan peralatan sederhana, yakni, kedua mata saya, sunglasses, dan tiga buah klise foto, saya pergi keluar rumah untuk melihat matahari dan bulan yang secara langsung muncuk bersamaan. Dua benda luar angkasa yang dengan sangat mesra muncul di langit bumi di sore hari ini. Perlahan namun pasti, bulan bergerak ke atas dan kemudian berada tepat di tengah matahari, sehingga di sekelilingi bulan tampak cahaya berpendar. Cahaya matahari.

Fenomena alam yang menarik. Sebuah kejadian yang belum tentu setahun sekali terjadi, dan belum tentu bisa dilihat dari wilayah Jakarta. Awal tahun yang mengesankan!
Matahari dan bulan membuat saya terpesona! Bagaimana tidak, kedua benda tersebut tampak sangat bersahabat, tidak saling bermusuhan, dan saling mengisi.

Matahari dengan legowo memantulkan cahaya ke bulan, sebagai benda langit yang tidak bisa dan tidak memiliki cahaya-nya sendiri. Sedangkan bulan, tahu diri untuk memberikan penerangan kepada planet bumi di malam hari, sebagai cahaya yang alami dan cuma-cuma.

Kita bisa melihat dan belajar banyak, bagaimana, dalam menjalankan hidup ini, kita saling mengisi dengan saling menolong, dan yang ditolong juga tahu diri untuk mempunyai tanggung jawab atas apa yang sudah diberikan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar